Mesin Cetak 3D Alternatif Peluang Industri Kreatif di Indonesia

01/06/2015  |  By:   |  Tekno News  |  No Comment   //   434 Views

TEKNOOLOGIA.com, Jakarta – Mesin cetak 3D tidak hanya dapat mencetak objek-objek tiga dimensi seperti perkakas, tetapi juga organ tubuh manusia. Mesin tersebut memiliki kegunaan yang sangat besar dalam industri kreatif walaupun memiliki harga yang tinggi dalam penjualanan produk yang menggunakan mesin cetak 3D.

Mengutip dari Wijaya Ng, Direktur Consulting di Ipsos Bisnis Consulting Greater China melalui keterangan resminya mengatakan bahwa cetak 3D memiliki potensi untuk merevolusi berbagai industri dan pasar di China bahkan dapat mencetak organ tubuh manusia di rumah Anda sendiri.

Mengapa Cina kini sangat berkembang pesat dalam pasar industrinya? karena dalam menghasilkan produknya, mereka memanfaatkan mesin cetak 3D dimana hasil cetakannya akan sama persis seperti aslinya serta memakan waktu yang cukup singkat.

Akan tetapi bertolak belakang dengan Indonesia, sebagian besar orang di Indonesia belum memiliki pengetahuan tentang aplikasi praktis cetak 3D ataupun keterampilan yang diperlukan untuk mengoperasikan teknologi ini. Oleh sebab itu sangat diperlukan orang-orang yang paham akan penggunaan teknologi mesin cetak 3D. Bahkan di antara mereka yang mengerti teknologi ini, hanya segelintir yang melihat kebutuhan akan kemampuan cetak 3D untuk pembuatan prototipe dan pembuatan komponen-komponen rumit.

Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Domy Halim selaku Country Manager Ipsos BC Indonesia menagatakan bahwa industri kreatif di Indonesia yakni manufaktur berteknologi tinggi dan penelitian serta pengembangan bidang medis yang mampu memanfaatkan teknologi cetak 3D ini sebagian besar terkonsentrasi di Amerika Serikat dan Eropa.

“Biaya yang relatif tinggi dan kompleksitas pengoperasian mesin cetak 3D membuat teknologi ini saat ini sulit dijangkau oleh para pengguna mainstream di sini”, tutur Juanri, Konsultan di Ipsos BC Indonesia.

Dilihat dari sudut pandang industri kreatif Indonesia, sebagian besar dari mereka masih kurang paham dan belum mengerti penggunaan mesin cetak 3D sehingga belum adanya tenaga kerja terampil di lapangan yang mampu mengendalikan mesin cetak 3D.

Melihat problema minimnya informasi mengenai mesin cetak 3D dalam inustri kreatif, diharapkan pemerintah Indonesia mengembangkan industri kreatif di Indonesia, dapat di yakini bahwa teknologi cetak 3D akan dapat mengembangkan potensinya di sektor ini tanpa harus bergantung pada sektor asing.

 

Baca Juga : Mengapa Twitter Akusisikan Flipboard?

About the Author :

Leave a reply