Grabit Ancaman Berbahaya Sistem Keamanan Cyber

04/06/2015  |  By:   |  Tekno News  |  No Comment   //   393 Views

TEKNOOLOGIA.com, Jakarta – Grabit merupakan ancaman berbahaya bagi sistem keamanan cyber di seluruh dunia. Seperti yang dikemukakan oleh Kaspersky Lab, Grabit merupakan nama sebuah kelompok  yang melakukan serangan spionase cyber.

Grabit dikatakan pula sebagai serangan yang berorientasi kepada bisnis. Catatan keberhasilan mereka dalam meretas sangat mengerikan dan tergolong luar biasa. Grabit mampu mecuri sekitar 10.000 file dari UKM yang berbasis di Thailand, India, dan Amerika Serikat.

Selain itu, Kaspersky Lab pun berhasil mengidentifikasi Grabit lebih dalam. Mereka mengemukakan bahwa daftar target dari Grabit ini adalah sektor industri kimia, nanoteknologi, pendidikan, pertanian, media, konstruksi, dan berbagai macam lainnya. Dan tidak hanya itu, daftar target Negara yang telah merasakan serangan dari Grabit adalah UEA, Jerman, Israel, Kanada, Prancis, Austria, Sri Lanka, Chili, dan Belgia.

Setelah mendapatkan berbagai data dan fakta dari Grabit, lantas Kaspersky Lab pun langsung mengumumkan hasil dari penelitian mereka. Dalam jurnalnya, Kaspersky Lab menyatakan bahwa Grabit ini merupakan serangan yang mampu merugikan pengguna dan Kaspersky Lab menghimbau kepada para pengguna agar berhati-hati serta tidak menganggap remeh serangan ini.

Kaspersky Lab pun memberitakan tentang ciri-ciri sebuah sistem yang terinfeksi oleh Grabit. Pada awalnya pengguna akan mendapatkan email dengan lampiran yang berbentuk dokumen seperti file Microsoft Word. Pengguna yang masih awam tentunya akan mengklik lampiran dari email tersebut.

Tanpa disadari, lampiran tersebut akan terunduh bersamaan dengan dikirimnya program spionase dari server jarak jauh ke dalam PC pengguna. Kemudian para penyerang mengkontrol korban mereka menggunakan Hawkeye Keylogger, alat mata-mata komersial dari HawkEye Product, dan modul konfigurasi berisi sejumlah Remote Administration Tools (RATs).

Skala dari operasi serangan dari Grabit ini sangat luas. Kaspersky Lab mengungkapkan bahwa Grabit mampu mencuri 2.887 password, 1.053 email, dan 3.023 username dari 4.928 host yang berbeda, termasuk Outlook, Facebook, Skype, Google Mail, Pinterest, Yahoo, LinkedIn, Twitter, bahkan Rekening Bank.

“Grabit masih aktif dan sangat penting agar selalu memeriksa jaringan anda untuk memastikan bahwa jaringan anda aman.” Ungkap Ido Noar, Senior Security Researcher, Global Research & Analysis Team.

About the Author :

Writer at Teknoologia.com

Leave a reply