Handphone Jammer Cegah Perjokian SBMPTN 2015

09/06/2015  |  By:   |  Tekno News  |  No Comment   //   579 Views

TEKNOOLOGIA.com, Jakarta – Seluruh pelajar SMA yang akan menjadi calon mahasiswa berbondong-bondong mengukuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). SBMPTN merupakan test serentak menentukan tempat perkuliahan untuk calon mahasiswa.

Banyak cara dilakukan guna memperoleh hasil yang memuaskan dan dapat diterima di Universitas ternama sesuai keinginan. Banyak calon mahasiswa serius belajar tekun mengikuti tambahan jam belajar untuk mempersiapkan SBMPTN agar dapat diterima di salah satu Universitas ternama. Akan tetapi, tidak sedikit pula calon mahasiswa yang melakukan jalur belakang atau curang. Justru niat yang tidak baik ini “curang” didukung oleh beberapa orangtua murid dan oknum yang menyalahgunakan jabatan.

Maraknya isu joki pada SBMPTN 2015 sejumlah daerah menyiapkan strategi untuk mencegah kecurangan terjadi salah satunya SBMPTN 2015 yang berlangsung di Universitas Bengkulu. SBMPTN 2015 yang berlangsung di Universitas Bengkulu akan menggunakan handphone jammer. Istimewa alat ini dapat mematikan dan mengacaukan sinyal ponsel baik GSM,CDMA maupun 3G.

Aditya Pratikno Ramdhan selaku Humas Panitia Lokal (Panlok) SBMPTN 2015 Universitas Bengkulu mengatakan bawah hal ini salah satu antisipasi kecurangan peserta SBMPTN 2015 termasuk mereka yang menggunakan joki. Dengan adanya handphone jammer ini dipastikan seluruh aktivitas layanan telepon pada handphone peserta tidak akan bisa terhubung .

Saat pelaksaan SBMPTN 2015 berlangsung, perserta dilarang untuk membawa berbagai alat komunikasi maupun elektronik maupun kalkulator. Semua tas peserta diletakkan di depan kelas dan peserta hanya diperbolehkan untuk membawa alat tulis saja.

Aditya menegaskan bahwa keterlambatan 30 menit tidak diperbolehkann masuk kelas dan mengikuti ujian SBMPTN 2015 berlaku pula untuk peserta yang tidak membawa kartu ujian.

Diharapkan dengan adanya handphone jammer dapat mengantisipasi perjokian yang kini tengah marak dan rawan dalam lingkungan SBMPTN.

Baca Juga : Tips dan Trik Hindari Serangan Bullying di Facebook

About the Author :

Leave a reply