Kicauan Twitter Dapat Deteksi Serangan Jantung

16/06/2015  |  By:   |  Social Media, Tekno News  |  No Comment   //   363 Views

TEKNOOLOGIA.com, Jakarta – Twitter yang biasa digunakan konsumen untuk update informasi, status, selfie bahkan curahan hati rupanya kini memiliki manfaat tersendiri yang belum oranglain ketahui. Jejaring sosial dengan logo burung bitu ini ternyata dapat mengidentifikasi tingkat resiko serangan jantung seorang pengguna.

Penemuan ini pertama diteliti oleh tim peniliti asal University of Pennsylvania. Menurut mereka, pengguna Twitter biasa menggunakan media sosial tersebut untuk mengekspresikan emosi negatif seperti marah, stres, keluhan dan kelelahan akan rentan terkena serangan jantung belum lagi jika menjadi korban Bullying dari media sosial Twitter.

Berbanding terbalik dengan pengguna Twitter yang mengekspresikan tweetnya dengan emosi positif seperti menyampaikan peraasaan senang dan menyampaikan informasi postif justru akan memiliki resiko yang sangat rendah untuk terkena serangan jantung.

Tim peneliti menggunakan dunia media sosial untuk tolak ukur baru bagi penelitian psikologis. Menurut hasil penelitiannya, pengguna aktif setiap harinya akan membagikan pengalaman yang mereka alami, pikiran dan perasaan yang sedang dirasakan. Selain itu, timm peniliti juga menyebutkan bahwa korelasi antara bahasa dan kematian akan menjadi sangat erat karena bahasa emosional negatif berupa kata-kata kasar akan mampu memicu penyakit jantung..

Faktanya, pengguna twitter yang selalu mengungkapkan kemarahannya melalui Twitter dan tidak dapat mengontrol emosi negatifnya kerap beresiko tinggi serangan jantung.

Solusinya adalah untuk berhati-hati dalam memilih pertemanan melalui media sosial.

Baca Juga :

Akses Internet Mobile Gratis  “Internet.org” Jadi Kontroversi di Dunia

About the Author :

Leave a reply