Organda DKI Menjaring 5 Supir Taksi Uber

20/06/2015  |  By:   |  Tekno News  |  No Comment   //   478 Views

TEKNOOLOGIA.com, Jakarta – Organda DKI Jakarta menjaring 5 orang supir taksi Uber yang bekeliaran di ibu kota Indonesia ini. Menurut Dinas Perhubungan DKI Jakarta, taksi Uber ini sudah menyalahi UU Lalulintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009.

“Operasional taksi Uber ini jika diselidiki telah menyalahi berbagai macam undang-undang yang ada. Pertama UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain itu, mereka pun menyalahi Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2014 tentang Penyelenggara Angkutan Umum. Kemudian ikut menyasar pula Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Dan yang terakhir, mereka telah melanggar Keputusan Menteri Nomor 35 Tahun 2003 dan Peraturan Gubernur No. 1026 tentang Penyelanggaraan Taksi.” Ungkap Kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Benjamin Bukit.

Pemerintah terkait menyimpulkan bahwa keberadaan taksi Uber ini sangat illegal dan tidak memenuhi ketentuan dan regulasi yeng berlaku tentang penyelenggaraan angkutan umum. Pemerintah pun menyarankan jika taksi Uber ini ingin legal, maka perlu dinaungi sebuah badan hukum, kemudian harus ada uji kelaikan jalan, dan yang terakhir adalah harus ada izin operasi.

“Taksi Uber ini sudah sangat menyalahi aturan kendaraan umum. Hal yang mencolok dari pelanggaran ini adalah tidak ada mahkota di atas kendaraan tersebut. Lalu, plat nomor mereka tidak berwarna kuning seperti halnya kendaraan umum lainnya.” Lanjut Benjamin.

Sepertinya perlu ada perhatian khusus dari instansi terkait dengan inovasi teknologi instan saat ini yang memang orang lain lebih mau menggunakan inovasi yang canggih dibanding menggunakan hal yang konvensional. Sebelumnya, inovasi bernama Go-Jek pun sempat bersinggungan dengan pangkalan Ojeg di Jakarta. Semua kalangan masyarakat harus siap untuk menyikapi kemajuan teknologi.

About the Author :

Writer at Teknoologia.com

Leave a reply