Karena ISIS Wanita Cantik Diblokir Facebook

19/11/2015  |  By:   |  Social Media  |  No Comment   //   1297 Views

facebook

Pemilik Akun Isis Anchalee

TEKNOOLOGIA.comJakarta – Tengah ramai dibicarakan terorisme ISIS yang kini semakin melakukan genjatan senjata keberbagai daerah. Bahkan dikabarkan bahwa kota London menjadi target selanjutnya. Berbagai netizen penjuru dunia mengecam ulah terorisme ISIS yang tidak berperikemanusiaan. Tidak hanya itu saja, berbagai media sosial mengecam dengan memblokir situs-situs yang diduga menjadi jaringan terorisme ISIS.

Facebook salah satu media sosial yang mengatur secara otomatis sistem mesinnya bahwa akan memblokir akun apapun bernama “ISIS”. Memamg, tindakan yang dilakukan Facebook ini semula memperoleh
dukungan. Akan tetapi, dengan diterapkannya sistem penyaringan secara otomatis beberapa pengguna Facebook terblokir akunnya. Tahukah anda mengapa akun mereka terblokir?

Akun mereka terblokir dikarenakan tercantum nama “ISIS”. Akan tetapi pada faktanya bahwa nama yang memiliki kata “ISIS” memang adanya. Seorang gadis berusia 22 tahun, Isis Anchalee dilaporkan telah terblokir dari Facebook karena memiliki nama ISIS. Isis Anchalee sudah melaporkan kepihak Facebook bahwa dirinya memang isis dan hingga saat ini belum ada informasi kelanjutannya. Facebook telah menganggap bahwa Isis Anchalee adalah jaringan teroris ISIS. Merasa terintimidasi, Isis Anchalee mengeluarkan citacita melalui internet.

Bukan hanya Isis Anchalee saja melainkan ada beberapa wanita lainnya yang akun Facebook nya terblokir secara otomatis.Rupanya ISIS tidaklah sendirian dengan jangka waktu yang telah ditentukan.Selain itu, seseorang dengan akun bernama deranaucoin mengatakan, salah satu temannya juga mengalami hal yang serupa dan tingkat keramahan kurang lebih lama.

Berita Terbaru :

Trending Topic Tagar PapaMintaSaham Sindir Novanto

ISIS Gunakan PlayStation 4 Untuk Komunikasi

Perdana ! Toko Retail Apple Dirikan di Asia Tenggara, Singapura

Toko Retail Apple di Singapura Gunakan Tenaga Surya

 

Informasi terkait:

About the Author :

Leave a reply